Cara Membuat Bagan Turnamen Badminton Sistem Gugur

Skorton · 2026-10-11

Cara Membuat Bagan Turnamen Badminton Sistem Gugur

Bagan turnamen badminton sistem gugur adalah diagram yang menunjukkan alur pertandingan dari babak awal sampai final. Pihak yang kalah langsung tersingkir, pihak yang menang melaju ke babak berikut. Bagan yang benar membuat turnamen berjalan tertib dan mudah diikuti peserta maupun penonton.

Apa Itu Sistem Gugur

Sistem gugur (single elimination) berarti satu kekalahan sama dengan tersingkir dari turnamen. Tidak ada babak penyisihan grup dan tidak ada kesempatan kedua. Sistem ini cocok untuk turnamen dengan banyak peserta dan waktu terbatas karena jumlah pertandingannya paling sedikit dibanding sistem lain.

Pastikan Anda memahami cara menghitung skor badminton sebelum menyusun jadwal, karena format best of 3 game memengaruhi estimasi durasi tiap pertandingan.

Jumlah Peserta dan Bye

Bagan sistem gugur idealnya diisi jumlah peserta kelipatan 2: 4, 8, 16, atau 32. Jika jumlah peserta tidak pas, sebagian peserta mendapat bye, yaitu lolos otomatis ke babak berikutnya tanpa bertanding.

Contoh perhitungan:

Bye sebaiknya diberikan kepada unggulan teratas terlebih dahulu, lalu sisanya diundi. Jangan menumpuk bye di satu sisi bagan agar tidak ada peserta yang melaju terlalu mudah.

Seeding: Menempatkan Unggulan

Seeding adalah penempatan pemain unggulan agar tidak bertemu terlalu dini. Unggulan 1 dan unggulan 2 ditempatkan di ujung bagan yang berlawanan sehingga baru bisa bertemu di final. Unggulan 3 dan 4 ditempatkan di perempat bagan yang berbeda.

Sisa peserta yang tidak diunggulkan diundi secara acak untuk mengisi slot kosong. Pengundian sebaiknya terbuka agar transparan.

Nama-Nama Babak

Nama babak mengikuti jumlah peserta yang tersisa:

Pemenang semifinal yang kalah biasanya tidak memperebutkan juara ketiga kecuali panitia menyediakannya. Tulis aturan ini di regulasi turnamen sejak awal.

Langkah Membuat Bagan

Ikuti langkah berikut secara berurutan:

  1. Tetapkan jumlah peserta. Kumpulkan daftar nama peserta final.
  2. Tentukan ukuran bagan. Pilih kelipatan 2 terdekat di atas jumlah peserta (8, 16, atau 32).
  3. Hitung bye. Kurangi ukuran bagan dengan jumlah peserta.
  4. Tentukan unggulan. Tetapkan unggulan 1 sampai 4 berdasarkan peringkat atau hasil turnamen sebelumnya.
  5. Tempatkan unggulan. Unggulan 1 di slot paling atas, unggulan 2 di slot paling bawah, unggulan 3 dan 4 di perempat bagan yang berseberangan.
  6. Undi sisa slot. Isi slot kosong dengan peserta non-unggulan secara acak, termasuk pembagian bye.
  7. Umumkan bagan. Tampilkan bagan final sebelum turnamen dimulai agar peserta bisa memeriksa.
  8. Isi hasil bertahap. Setiap pertandingan selesai, tulis pemenangnya ke slot babak berikutnya.

Contoh Bagan 8 Peserta

Berikut gambaran bagan 8 peserta tanpa bye. Delapan nama mengisi perempat final, empat pemenang melaju ke semifinal, dua pemenang semifinal bertemu di final.

Pola ini berlaku kelipatan untuk bagan 16 dan 32. Prinsipnya sama: unggulan teratas dipisah sejauh mungkin.

Tips Agar Bagan Rapi

Untuk mencatat skor tiap pertandingan dengan rapi, gunakan aplikasi pencatat skor badminton agar hasil langsung tersimpan dan mudah dibagikan.

Buat Bagan Turnamen di Skorton

Skorton punya mode turnamen sistem gugur bawaan: susun bagan, catat hasil tiap pertandingan, dan unduh kartu hasil PNG untuk setiap laga. Gratis, tanpa daftar, bisa offline di venue. Mulai di https://skorton.pandigi.id/.

Coba Skorton gratis

Papan skor badminton online untuk pemain & wasit. Tanpa daftar, bisa offline.

Buka Skorton